Sempat Dikabarkan Gangguan Kejiwaan, Penyidik Tipikor Kejaksaan Akhirnya Tahan Mantan PJ Kades Mentulik Kampar Edi Harisman

Sempat Dikabarkan Gangguan Kejiwaan,  Penyidik Tipikor Kejaksaan Akhirnya Tahan Mantan PJ Kades Mentulik Kampar Edi Harisman
Penyidik Tipikor Kejari Kampar Tahan Mantan PJ Kades Mentulik Edi Harisman.

KAMPAR - Penyidik Tipikor Kajaksaan Negeri Kampar melakukan penahanan terhadap mantan PJ Kades Mentulik, Kampar Riau, Edi Harisman, Senin (13/12). Penahanan dilakukan dalam dugaan tindakan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

Sebelumnya pihak Kejaksaan telah melakukan proses pemanggilan terhadap Edi Harisman sebanyak tiga kali.

Mantan PJ Kades Mentulik itu tak kunjung mengindahkan pemanggilan pihak Kejaksaan dengan alasan yang bersangkutan dalam tahap pengobatan gangguan kejiwaan.

Yang bersangkutan akhirnya ditahan setelah datang ke Kantor Kejaksaan di dampingi oleh kuasa hukum yang tunjuk oleh pihak Kejaksaan Negeri Kampar.

"Yang bersangkutan terpaksa kita tahan selama 20 hari untuk mempermudah proses penyidikan. Dan penahanan juga sesuai dengan ketentuan KUHAP, " ujar Kasi Intel Silfanus Rotua Simanulang didampingi oleh Kasi Pidsus, Amri Rahmanto, Senin (13/12).

Silfanus mengungkapkan, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut pihaknya juga sudah melakukan tahap demi tahap dalam mengungkap kasus itu, sehingga pihaknya menyimpulkan bahwa Edi Harisman terpaksa harus ditahan dengan alasan yang jelas. Hal itu juga untuk memenuhi ketentuan KUHAP.

Dari hasil penyelidikan yang cukup panjang, Silfanus mengatakan bahwa Edi Harisman diduga melakukan tindak pidana korupsi bantuan Keuangan Provinsi sekitar 400 juta lebih yang seharusnya peruntukan untuk Desa.

Penyidik meyakini bahwa dugaan tindak pidana korupsi itu dilakukan Edi untuk memperkaya diri sendiri.

"Jadi untuk mempermudah proses penyidika Edi Harisman harus ditahan. Penahaan juga dilakukan lantaran dikawatirkan yang bersangkutan melarikan diri, " beber Silfanus.

Sementara itu, Penyidik tipikor Kejari Kampar, Haris Jasmana menuturkan bahwa dugaan tidak pidana korupsi itu dilakukan oleh yang bersangkutan pada masa ia menjabat sebagai PJ Kades Mentulik pada tahun 2015.

Haris menjelaskan, dalam proses pemangilan awal, pihaknnya mendapat informasi bahwa yang bersangkutan masih dalam tahap pengobatan gangguan kejiwaan.

Pihak keluarga Edi sempat datang ke kantor Kejaksaan Negeri Kampar dengan membawa sejumlah obat dan bukti antrian berobat Rumah Sakit Jiwa.

Penyidik kemudian mendalami untuk meminta visum et repertum di Rumah Sakit Tampan dan menemukan bahwa yang bersangkutan tidak mengalami gangguan Kejiwaan.

"Ada anggapan Dia ini gangguan jiwa, cuma kita lakukan visum et repertum di RS Tampan hasilnya tidak ada gangguan jiwa, " ucap Haris.

Dari hasil keterangan yang bersangkutan tadi, Kata Haris, Edi Harisman mengakui bahwa dirinya telah melakukan penggelapan dana itu untuk kepentingan pribadinya, Dana bantuan itu ia gunakan sebanyak 400 juta lebih.

"Bantuan Provinsi itu ada 500 Juta, cuma yang digelapkan sekitar 452 Juta sekian, " tutur Haris.**

Teguh Prayudatama

Teguh Prayudatama

Previous Article

Upaya Kejaksaan Dalam Mencegah Penyalahgunaan...

Next Article

Diperiksa di Dalam Lapas, Jaksa Gali Keterangan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 193

Postingan Tahun ini: 193

Registered: Apr 8, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 128

Postingan Tahun ini: 128

Registered: Aug 19, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 126

Postingan Tahun ini: 126

Registered: May 25, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 108

Postingan Tahun ini: 108

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Yulistar verified

Gotong royong, Dalam Dua Minggu Relawan Peduli Sosial Bengkalis Bangun Rumah Syahrudin
Tahun 2022, Kasus KPU Bengkalis Akan Naik ke Penyidikan
Penerimaan Pajak 2021 Bapenda Bengkalis, Melebihi Target Capai Rp. 82.1 Miliar
Catatan Tahun 2021, Program Unggulan Bupati Bengkalis RoRo 24 jam Tak Seperti Diharapkan

Follow Us

Recommended Posts

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun 
Polri Kerahkan Tim TAA Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan
Mantap!! Polda Riau Tangkap 11 Pelaku Dan 80 Kg Narkotika dari Malaysia
Kadivpropam Arahkan Anggota Hindari Pelanggaran dan Fokus Layani Masyarakat
TNI Angkatan Laut Peduli Pekerja Harian Lepas (PHL)