Perkara Korupsi Gedung RSUD Bangkinang Masuk Tahap Penuntutan, Akan Ada Tersangka Baru?

Perkara Korupsi Gedung RSUD Bangkinang Masuk Tahap Penuntutan, Akan Ada Tersangka Baru?
Pelimpahan Berkas Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Ruang Instalasi Rawat Inap RSUD Bangkinang.

KAMPAR - Nampaknya perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan ruangan instalasi rawat inap RSUD Bangkinang memasuk telah babak baru, pasalnya Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar sudah menerima tersangka dan barang bukti dari penyidik Pidsus Kejati Riau, Rabu (5/1).

Kajari Kampar, Arif Budiman melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang mengungkapkan bahwa kedua tersangka kedua tersangka yang diserahkan pihak penyidik Kejati Riau adalah Mys selaku PPK dan RAA selaku MK konsultan manajemen Konstruksi) pembangunan gedung baru RSUD Bangkinang.

Kedua tersangka itu memiliki peran yang berbeda beda.

Dari kasus itu, sejumlah barang bukti turut dihadirkan dalam bentuk berkas.

"Ya kita sudah menerima Tahap II dari Kejati Riau sekitar pukul 14.00 WIB. Berkas dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan lanjut ke tahap penuntutan, " ujar Silfanus melalui seluler pribadinya, Rabu (5/1).

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Kampar, Amri Rahmanto Sayekti menambahkan bahwa, pelaksanaan tahap II dilaksanakan di Rutan kelas IIA Sialang Bungkuk Pekanbaru, sebab pada tahap penyidikan yang bersangkutan telah dilakukan penahanan.

Kedua tersangka ditahan selama 20 hari kedepan sembari menunggu proses hukum selanjutnya.

"Kita tahan untuk 20 hari kedepan, berkas akan dipelajari dan akan segera masuk ketahap penuntutan, " ungkap Amri kepada indonesiasatu.co.id.

Amri juga tak menampik dalam perkara dugaan tipikor tersebut ada tersangka baru, namun ia tak bisa membeberkan lantaran itu merupakan ranah pihak penyidik Kejati Riau.

"Dimungkinkan ada tersangka baru, tapi kita tak bisa menyampaikan lantaran itu ranahnyanya penyidik Kejati Riau, " ulasnya.

Dari informasi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang ini telah dianggarkan Rp. 46.662.000.000.

Dalam proses lelang, PT. Gemilang Utama Allen berhasil memenangkan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 46.492.675.038, APBD Kampar yang bersumber dari DAK tahun 2019.

Dari hasil audit, Kerugian negara mencapai 8 milyar lebih.** 

Wonogiri Sinjai Sul-sel
Teguh Prayudatama

Teguh Prayudatama

Previous Article

Diperiksa di Dalam Lapas, Jaksa Gali Keterangan...

Next Article

Dugaan Korupsi, Belasan Pejabat Kampar Berbondong-bondong...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 193

Postingan Tahun ini: 193

Registered: Apr 8, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 128

Postingan Tahun ini: 128

Registered: Aug 19, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 126

Postingan Tahun ini: 126

Registered: May 25, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 108

Postingan Tahun ini: 108

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Yulistar verified

Gotong royong, Dalam Dua Minggu Relawan Peduli Sosial Bengkalis Bangun Rumah Syahrudin
Tahun 2022, Kasus KPU Bengkalis Akan Naik ke Penyidikan
Penerimaan Pajak 2021 Bapenda Bengkalis, Melebihi Target Capai Rp. 82.1 Miliar
Catatan Tahun 2021, Program Unggulan Bupati Bengkalis RoRo 24 jam Tak Seperti Diharapkan

Follow Us

Recommended Posts

Ada Kepastian Hukum, Kementrian ESDM Optimis  Capai Target Income Investasi Tahun 2022  Rp.71.85 Trilyun
BNSP Saksikan Langsung SKW Perdana LSP Pers Indonesia
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun 
Polri Kerahkan Tim TAA Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan
Mantap!! Polda Riau Tangkap 11 Pelaku Dan 80 Kg Narkotika dari Malaysia